google.com
Ada beberapa ayat yang menerangkan tentang
hujan, yang kita yakini sebagai kehendak dari sang Pencipta Alam Semesta.
Dialah yang berkehendak menurunkan hujan di permukaan bumi dan Dia Yang Maha
Tahu tentang kapan turunnya hujan serta dimana saja tempat turunnya.
Allah berfirman, "Dialah Yang
menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.
Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS: Asy-Syuura [41] : 28).
“Dan Kami turunkan dari langit air yang
penuh keberkahan lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji
tanaman yang diketam.” (QS. Qaaf [50] : 9)
“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu
yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al-Anbiya’ [21] : 30).
Turunnya hujan juga dikaitkan dengan iman,
kenapa demikian, sebab kenyataan yang terjadi di tengah-tengah kita ada banyak
lisan yang sengaja ataupun tidak telah terucap kalimat yang bergeser dari keimanan
seorang muslim yang sebenarnya meyakini bahwasannya hujan diturunkan atas
kehendak Allah. Ucapan-ucapan yang bermaksud menyalahkan hujan atau semacamnya
sering terdengar dari lisan, padahal Allah lebih tahu tujuan diturunkannya
hujan.
Allah hendak memberikan Rahmatnya melalui
hujan sekaligus memperingatkan manusia. Sebab itulah, hujan memiliki kadar yang
berbeda-beda di setiap tempat. Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana, tak akan
menzalimi hamba, dan sebaliknya kitalah yang harusnya bersyukur masih Allah
berikan kehidupan dengan kasih sayangNya.
Tatkala banjir terjadi, sering kali hujan
dijadikan faktor penyebabnya, padahal yang benar adalah hujan sebagai pengingat
bahwa ada hal-hal yang mesti diperbaiki oleh manusia, bisa dari tata kelola
bumi yang masih harus dievaluasi, dan lain sebagainya. Faktor manusia itu
sendiri yang sering Allah ingatkan agar bermuhasabah terhadap segala aspek yang
terkait dengan tugas kehambaanya di muka bumi.
Kita diajarkan Nabi Muhammad agar berdo'a
tatkala turunnya hujan, ’Aisyah berkata, “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat
turunnya hujan, beliau mengucapkan, “Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah
turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”.
(Shahih Al-Bukhari no.1032)
Semoga Allah senantiasa menurunkan RahmatNya
kepada kita dan memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang beriman.
Aamiin.
Oleh: Erik Mardiansyah
Bagikan artikel ini bila bermanfaat. "Barangsiapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya" (HR. Muslim)
Sign up here with your email
Jika ada kesalahan silahkan berkomentar. Terima kasih telah saling mengingatkan dalam kebaikan dengan memberikan kritik dan saran. ConversionConversion EmoticonEmoticon